Pelatihan PTK di MTs dan MA Babussalam Benai

whatsapp-image-2016-12-25-at-10-51-41

Saat ini banyak permasalahan-permasalahan pada dunia pendidikan terutama dalam kegiatan proses pembelajaran, salah satunya yang menjadi perhatian adalah mengenai motivasi peserta didik yang mengakibatkan rendahnya prestasi belajar peserta didik. Permasalahan ini jika dibiarkan berlarut-larut maka akan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pendidikan.

Salah satu cara dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan penelitian. Adapun tujuan penelitian adalah mencari kebenaran-kebenaran objektif yang disimpulkan melalui data-data yang terkumpul secara otentik. Kebenaran-kebenaran objektif yang diperoleh tersebut kemudian digunakan sebagai dasar atau landasan untuk membarui, mengembangkan, dan memperbaiki masalah-masalah yang bersifat teoritis dan praktis dalam bidang pendidikan tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, program studi pendidikan agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Kuantan Singingi (FTK UNIKS) mengadakan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diselenggarakan pada tanggal 05 November 2016 di  MTs Babussalam Simandolak Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru MTs dan MA Babussalam Simandolak yang berjumlah 31 guru dengan tujuan seluruh guru di MTs dan MA Babussalam Simandolak mampu memecahkan permasalahan-permasalahan dalam proses pembelajaran.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi pendidikan agama Islam FTK UNIKS yang terdiri dari Johan Andriesgo, S.Pd.I, M.Pd.I, Sopiatun Nahwiyah, S.Pd.I, MA, Zulhaini, S.Pd.I, MA dan Ikrima Mailani, S.Pd.I, M.Pd.I diharapkan mampu menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan yang ada dalam proses pembelajaran. “Perlu diberikan pelatihan kepada guru-guru tentang PTK agar mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran, kemudian hasil dari penelitian dipergunakan oleh guru tersebut untuk memperbaiki permasalahan-permasalahan yang ada dalam proses pembelajaran atau bahkan bisa digunakan untuk menciptakan teori-teori baru yang dianggap lebih baik dan valid” pungkas dekan FTK UNIKS.